Home > All About Movies > THE NEXT THREE DAYS. kombinasi ketegangan, strategi kompleks, dan drama yang menyentuh

THE NEXT THREE DAYS. kombinasi ketegangan, strategi kompleks, dan drama yang menyentuh


THE NEXT THREE DAYS

link to imdb :

The Next Three Days

Tense, strategy, and sooo touching! Itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana luar biasanya film ini. Film ini benar benar mampu menggabungkan unsur-unsur hebat  dalam sebuah film seperti romantis dan menyentuhnya sebuah drama, alur yang rumit serta penuh strategi layaknya film twis ending, dan juga tentunya ketegangan yang amat sangat layaknya film action and twis ending!  Aku bener2 di buat terpaku di depan tv tanpa berkedip! Haha…. film Drama Romance dengan bumbu thriller yang lekat ini benar2 diatas ekspektasi setiap orang, benar2 menggebrak deh pokoknya! Aku bakal mengulas tentang full story nya. Check this!

John dan Lara adalah pasangan suami istri yang bahagia, mapan dengan seorang anak laki-laki yang sangat lucu. Di suatu malam mereka makan malam bersama dengan rekannya dan membicarakan sejumlah topik hangat, dan diakhiri dengan sedikit percekcokan antara Lara dan teman wanitanya karena masalah sepele tentang hubungan kerja dikantor, terutama dengan kenyataan bahwa Lara tidak bgitu suka dengan atasannya yang wanita. Well, tapi semua itu bukanlah sesuatu hal yang serius.

Keesokan harinya, di pagi hari itu, semua mendadak berubah 180 derajat. Dimulai dengan Lara yang terkejut mendapati noda darah di blezeer nya. Dan seketika ada polisi masuk dan menggerebek rumah mereka! Tanpa belas kasihan si polisi langsung menyeret Lara dan menagkapnya tanpa menggubris anak mereka, Luke yang terus menangis histeris. Lara ditangkap karena menjadi tersangka pembunuhan Wanita atasannya di kantor di tempat parkiran! Semua bukti memberatkan Lara, dari mulai sidik jarinya yang ada di tabung pemadam sebagai alat membunuh, noda darah korban di bajunya, dan juga motif, karena sehari sebelumnya ia terlibat pertengkaran dengan wanita korban pembunuhan itu!

3 tahun berlalu, Lara menghabiskan waktunya dipenjara. John dan Luke hampir setiap hari menjenguknya. Tapi, Luke sepertinya sangat tertekan secara psikologis, ia tidak mau berbicara ataupun memeluk ibunya. Entah kenapa, tapi mereka memakluminya. Tugas John sekarang adalah mencurahkan seluruh perhatian kepada Luke. Secercah harapan pun muncul, saat John dan pengacara Lara, Meyer akan mengajukan banding ke mahkamah Agung, tapi….. semua sia-sia karena banding itu di tolak! Mereka buntu dan Lara pun terus dibayangi hukuman seumur hidup dipenjara!

John, yang seorang guru selalu berusaha menghabiskan waktu sebanyak mungkin bersama Luke. Seperti menemani Luke di sebuah taman bermain, dan di sana Luke seperti sangat terhibur dan memiliki teman baik, Carrie, putri Nicole. Hubungan antara John dan Nicole pun cukup dekat, John pun bercerita bahwa istrinya dipenjara. Disaat-saat tertentu John kadang menitipkan Luke bersama kakek dan neneknya yang begitu perhatian dan terus memberikan support akan musibah ini.

John nampaknya sudah gelap mata, dan yang ada di pikirannya hanyalah bagaimana mengeluarkan istrinya dari penjara. Maka dari itu ia menyusun suatu rencana besar! Di mulai saat ia menemui penjahat kelas kakap, yang sudah 7 kali berhasil kabur dari penjara. Ia mendapat banyak “pelajaran” berharga. Ia juga akhirnya mengetahui bahwa Penjara Pitsburg adalah penjara yang sangat ketat dan keamanan kotanya juga sangat ketat, tapi si penjahat itu bilang “ tak ada penjara terlalu ketat dan mustahil untuk kabur”.

Untuk menyusun rencana kaburnya ini, hal yang utama adalah Uang. Karena itu diperlukan untuk bikin paspor palsu, sim palsu, biaya perjalanan, dsb. Ia berhasil menemui orang untuk membuat paspor palsu dsb tapi ia ditipu oleh orang itu yang ternyata bandar narkoba! Alih alih mendapat Paspor palsu ia justru dipukuli dan dirampok uang nya. Tak menyerah, akhirnya da seseorang yang bersedia membuatkan paspor palsu itu, tentu saja dengan biaya yang tidak sedikit. Setelah itu, hari-hari nya sangat sibuk, ia giat mempelajari rutinitas sehari-hari yang ada di kota, rajin mengawasi gerak-gerik yang ada dipenjara, situasi di stasiun, rute keluar kota, rute petugas rumah sakit, dsb. Ia juga menyiapkan rencana palsu membuat istrinya seolah-olah menderita DM sehingga sering keluar dari penjara untuk di rawat dirumah sakit, dengan mengikuti mobil petugas rumah sakit yang membawa sejumlah hasil lab. Ia mmbeli senjata, mempelajari cara membuat kunci palsu, menghitung setiap waktu yang diperlukan dalam rutinitas sehari-hari d kota, membuat rencana pelarian ke luar negeri, dsb.

Tapi sayangnya, Uangnya habis, seluruh perabot rumahnya pun sudah dijual. Ia kemudian berencana merampok bank, tapi tidak jadi. Dan akhirnya ia memata-matai pengedar narkoba yang menipunya. Ia mengikuti si kurirnya, lalu mendobrak masuk ke rumah si bandar! Ia berusaha meminta kembali uangnya, namun malah terjadi baku tembak. Singkat cerita, John ,malah berhasil mendapat keuntungan besar karena ia mendapati uang yang sangat banyak, ia mengambil uang itu, dengan kejar-kejaran tentunya. Ia tak tak tega meninggalkan si kurir yang sekarat, ia pun mengajak masuk si kurir ke mobilnya, secepat kilat mengemudi, sampai agak sedikit menabrak dan lampu mobil belakang nya pecah, dan setelah itu ia meninggalkan mayat si kurir di sebuah halte pemberhentian. Nah, semenjak itulah, rencana John untuk membebaskan istrinya mulai terendus polisi. Karena ada sejumlah bukti yang mengarahkan seperti pecahan lampu belakang mobilnya. Polisi terus melacak siapa pemilik mobil itu dan akhirnya mengetahuinya. Lalu polisi terus melacak keberadaan John.

Setelah itu, rencana John hampir menyampai final, ia telah mengatur dan merencanakan semuanya. Dan anaknya Luke, tetap aman dirawat oleh kakek neneknya selagi John “beraksi”. Saat menengok istrinya, ia mendapati kabar yang kurang baik, karena dalam 3 hari kedepan istrinya bakal dipindahkan! Maka John pun harus berkompetisi dengan waktu yang hanya 3 hari itu.

Semua nampak mulus. Di hari “H”nya, Luke mengahadiri pesta ultah temannya itu. sedankan John mulai beraksi. Di mulai ketika istrinya dilarikan ke RS karena disangka mengidap DM akibat rekayasa John. Lalu John menyelinap masuk dan menodong semua dokter dan polisi. Lara sempat terkejut dan tidak setuju dengan yang John lakukan, tapi karena ia begitu inginnya ia bersatu dengan keluarganya, memeluk anak satu-satunya lagi, ia akhirnya mengikuti semua perintah John.

Inilah saat-saat yang menegangkan itu. semua sangat-sangat luar biasa dan membuat kita menahan nafas. Kejar-kejaran dengan polisi. Kita akan terkagum-kagum bagaimana John dengan sangat luar biasanya telah membuat dan memperhitungkan setiap langkahnya dan segala kemungkinannya. Bahkan, waktu detil kapan dan dimana saat yang tepat untuk beraksi telah diperhitungkannya.

Kita juga akan melihat bagaimana John mengatasi situasi yang ia tidak pernah duga sebelumnya, karena ketika akan menjempu Luke ternyata Luke diajak piknik ke kebun binatang. Otomotis itu membuat segala perhitungan John untuk segera keluar dari kota menjadi kacau. Dan, cara John mengatasi kejadian yang tidak disangka itu sangat luar biasa. Melewati hadangan para petugas kemanan yang super ketat dengan “mulus” tanpa kekerasan, adu tembak, ataupun korban lain yang berjatuhan. Kita juga bisa menyaksikan bagaimana John mengelabui petugas polisi dengan seolah-olah ia kabur dengan kereta padahal ia mengehentikan kereta itu secara tiba-tiba sebelum mencapai stasiun tujuan.

Dan juga saat yang menegangkan juga  terjadi di bandara, ketika John dengan Paspor aspalnya berhasil mengelabui petugas, dan nanti kita akan tahu terlambat sepersekian detik saja dia melewati hadangan petugas, sudah pasti ia akan tertangkap. Dan tentunnya, jejak “pengecoh” yang John tinggalkan di tempat sampah rumahnya. Itu membuat polisi salah menduga kemana John akan berangkat, karena skema yang John buat berbulan-bulan itu ternyata hanya kamuflase. Luar biasa. Dan akhirnya, John dan Lara serta Luke berhasil kabur ke Venezuela tanpa diketahui siapapun.

Salah seorang detektive, begitu kagum dan takjub akan kemampuan John meloloskan diri. Dan sebenarnya, sejak awal kasus ini, si detektive tidak yakin kalau Lara lah pelaku pembunuhan itu. memang segala bukti memberatkan Lara, tapi sebagai Detektive, tentu saja tidak hanya berpegang terhadap bukti, dsb. Tapi juga motif, dan psikologi pelaku, mungkin kah Lara tega melakukan pembunuhan seperti itu?

Kemudian si detektive ini mengingat kembali kejadian 3 tahun lalu itu, flash back mencoba mencari sebenarnya apa yang terjadi. Ya, sepertinyaLara lah pembunuhnya, noda darah korban di bajunya, sidik jari di alat pemadam sebagai alat untuk membunuh, motif karena siang harinya ia bertengkar dengan korban di kantor. Saksi yang menyaksikan Lara keluar dengan mobil dari TKp. Tapi, apa memang benar begitu?

Lalu, ia terngiang dengan pernyataan Lara, waktu itu ia berkata  ketika berjalan menuju parkiran ia ditabrak oleh seorang wanita yang sepertinya terburu-buru, dan ia merasa ada suatu kancing baju yang lepas dan terjatuh. Tapi kancing itu tidak pernah ditemukan. Lalu, se detektive berpikir lagi. Kebetulan, saat sendang berpikir ini persis di TKP 3 tahun lalu, cuaca sedang hujan. Lalu ia bertanya pada asistennya, apakah cuaca ketika kejadian itu sedang hujan? Dan ya, sedang hujan. Lalu dimana persisnya Lara mengaku ditabrak seorang wanita ketika sedang berjalan? Si asisten menunjukkan posisi persisnya. Lalu, si detektive melakukan simulasi dengan melempar kancing ke tanah seperti kejadian itu. dan benar saja kancing itu masuk ke saluran air! Wow, detektive ini seketika berusaha mencari kancing itu ke saluran air itu. dan, akhirnya…….

Ya, akhir film ini itu Happy ending. Kebenaran akhirnya terkuak. Pembunuhnya itu bukan Lara, tapi wanita yang menabrak Lara ketika sedang berjalan menuju parkiran itu. dan mengapa sidik jari lara ada di alat pemadam tadi? Karena alat pemadam itu dipindahkan Lara karena berada di depan mobilnya… dan, noda darah di bajunya berasal dari tangan wanita tadi. Haha….😀

Pelajaran berharga ya, jangan sembarangan pegang benda-benda yang asing dan ga kita kenal, and juga hati-hati kalau bertabrakan dengan seseorang… ;p ……

Kalau pengen liat rating, trailer, dan detail para pemain di film ini bisa cek di imdb.com. here….

The Next Three Days

Categories: All About Movies
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: