Home > All About Movies > Review Movie: MERCURY RISING, “Pesona” Drama-Action Autisme, luruskan persepsi tentang Autisme

Review Movie: MERCURY RISING, “Pesona” Drama-Action Autisme, luruskan persepsi tentang Autisme


Review Movie: MERCURY RISING, “Pesona” Drama-Action Autisme, luruskan persepsi tentang Autisme

Nick Kudrow: How can this highly difficult code for National Security cracked by Handicap Child, Mental Retarded?

Dean Crandell: Noo!! Autism is differents with Mental Retarded, there’s no abnormality in intelligent, it’s just feelling and emotion disorder, people with autism cannot interact well with the other people, autism can suffer in every stage of IQ, even in High IQ….

Nick Kudrow: whatever, just find and kill him!!

kira-kira begitulah, sepenggal dialog dari salah satu scene di film ini, dialog antara seorang pemimpin NSA dengan ahli informatikanya, penggagas Kode super ketat demi keamanan Negara, khususnya keamanan para agen atau spy yang sedang menyamar di berbagai penjuru dunia ! entah bagaimana, suatu saat seorang anak menelepon ke pusat layanan kuis teka-teki, bila seseorang berhasil menjawabnya akan mendapat hadiah dari sebuah majalah ternama. eh, ternyata si anak malahan memecahkan Kode rahasia yang berbahaya itu. kontan itu membuat Nick Kudrow kebakaran jenggot karena “katanya” membahayakan para agennya. hmmm…..

tidak usah bingung memikirkan bagaimana mekanisme Kode tersebut berpengaruh terhadap kemananan nasional khususnya para Spy yang sedang menyamar itu, karena itu bukan merupakan inti dan alur cerita utama pada film ini. Inti Cerita utama dari film ini adalah, bagaimana perjuangan seorang Agen FBI dalam melindungi keselamatan anak autis ini dan menyelamatkan kehidupannya di masa-masa mendatang…..

Rilis tahun 1998, film drama-action ini di bintangi Super Actor, Bruce Willis, yang disadari atau tidak menjadi daya tarik tersendiri dari Film ini, karena hingga sekarang pun sang Aktor masih sangat terkenal dan terus menerus membintangi film-film hebat. apalagi ketika itu namanya sudah berada dipuncak seperti sekarang , menyusul film-film action sebelumnya yang sangat sukses dibintagi nya seperti Die Hard 1,2 , Armageddon, dsb….

berkisah tentang keluarga Lynch, dimana Martin dan Jenny harus menghadapi kenyataan bahwa anaknya merupakan penyandang Autism. tapi itu tidak membuat mereka bersedih, justru mereka sangat menyayangi Simon ini, mengurusnya dengan baik dan memberikan pendidikan dengan baik sesuai dengan yang dibutuhkan oleh anak autis. sesungguhnya, walaupun Simon ini autis, tapi sebenarnya IQ nya disinyalir tinggi, ia sangat gemar terhadap Puzzle atau teka-teki….. petaka mulai terjadi, saat Simon membaca puzzle pada sebuah majalah, lalu menelepon ke no itu dan memecahkan sebuah kode yang di sinyalir merupakan kode National security untuk menjaga keamanana para Spy yang sedang menyamar diberbagai tempat! Kontan itu membuat Nick Kudrow, pemimpin NSA kebakaran jenggot dan panik. Ia sangat ingin menemukan Simon dan membunuhnya karena dianggap membahayakan, tapi sesungguhnya hal itu hanyalah membahayakan NSA, dan ternyata itu hanya untuk kepentingan NSA sendiri.

Seorang polisi tiba-tiba mendatangi rumah Lynch ini. Tapi, seketika tempo film yang pada awalnya seperti drama keluarga biasa berubah menjadi ketegangan yang menakutkan! Tiba-tiba si polisi gadungan menembaki Martin and Jenny Lynch! Seketika itu benar2 membuat kaget, sekaligus emosi ! orang jahat itu kemudian mencari si anak ke lantai atas rumah. Tapi sisi dramatis pun muncul, saat sang ayah saat sedang sekarat masih sempat menggapai telepon dan menekan nomor 911…. walaupun tanpa jawaban, operator langsung melacak alamat rumah itu dan mengirimkan para polisi… kejadian itu membuat si penjahat panik, dan gagal menemukan sang anak yang bersembunyi, dan sedikit melakukan kamuflase yang membuat seolah-olah si ayah menembak mati istrinya dan bunuh diri.

Jelas saja, saat seorang agen FBI dihubungi untuk menangani kasus ini, Art Jeffers ( Bruce willis ), semua tipuan si penjahat bisa segera langsung terungkap. Art dengan cerdiknya menganalisa kasus tersebut dengan logika sederhana, “bagaimana orang biasa mampu membeli senjata seharga 1500 dollar?’ haha…. lalu, mengapa saat hanya Istrinya saja yang dibunuh sedangkan anaknya tidak? Hmm…. dan memang, saat Art mencari anak itu, anak itu sedang bersembunyi…

Konflik pun mulai terjadi, saat sang anak terus histeris dan mengamuk karena panik, di bawa ke rumah sakit dengna penjagaan ketat. Tapi, keanehan muncul saat Art menjenguknya lagi ke rumah sakit, penjagaan ketat itu sudah tidak ada lagi.  Dan Art langsung bergerak cepat karena pasti Simon dalam bahaya. Benar saja, si penjahat itu menyamar sebagai dokter gadungan untuk menculik Simon, untungnya Art bergerak gesit untuk menyelamatkan Simon…

Yaa! Ini adalah sebuah konspirasi tingkat tinggi! Simon seolah-olah menjadi target utama Negara karena membahayakan keamanan para agen diluar sana. Tapi sesungguhnya itu hanya mebahayakan NSA. Art, yang membawa Simon keluar dari RS malah diberi tuduhan melakukan penculikan… ckckckk…. dibantu rekannya, Art terus berkelana bersama si anak untuk lari dari kejaran. Mereka lalu bertemu Stacey, dan dengan dibujuk susah payah akhirnya Stacey bersedia menampung mereka, mengurus Simon untuk sementara waktu di saat Art menyelidiki apa yang terjadi, meyakinkan kepala FBI bahwa ini adalah konspirasi dari NSA, yang melakukan pembunuhan pada keluarga Lynch, dan usaha pembunuhan pada Simon. Ya, itu diperkuat dari tewasnya Dean and Leo, 2 ahli Informatika NSA yang membelot…. hmm…..

Di film ini, director masih menunjukkan bahwa si penjahat tidak terlalu expert dan melakukan beberapa kesalahan, misalnya seperti sang penjahat yang tidak memperhitungkan bahwa martin Lynch masih sempat menekan nomor 911, lalu saat si penjahat membunuh Dean terekam CCTV, dan saat membunuh Leo yang sedang menulis surat tentang informasi penting, surat nya memang di ambil oleh si penjahat, tapi kertas karbonnya tidak, yang tentu saja masih bisa di cetak ulang menjadi surat baru… hahaa./…

Akhirnya, setelah mengungkap semua bukti itu ,dan menghimpun kekuatan dengan menerjunkan para pasukan FBI, Art berhasil menjebak Nick Kudrow dan si pembunuh pembayaran, yang akhirnya si Nick Kudrow dan pembunuh itu tewas di tempat…..

Alur dan cerita film ini mungkin cukup bagus namun tetap bukan suatu hal yang luar biasa. Namun satu hal yang sangat penting adalah, seperti judul artikel kali ini, bahwa Film ini mengungkap sisi kebenaran dari apa sebenarnya autisme itu, bagaimana sebenarnya autisme itu, karena dalam dunia nyata anggapan orang tentang autisme masih sering salah kaprah, seperti menyamakan autisme dengan retardasi mental, dan cara memperlakukan mereka yang salah.

Di film ini, penjelasan autisme selain dengan dialog-dialog langsung, seperti saat Nick Kudrow berbicara dengan Dean, “Bagaimana bisa seorang anak cacat keterbelakangan mental mampu memecahkan kode itu?”, “oh, autism tidak sama dengan RM, tidak ada kaitan dengan IQ, bahkan beberapa anak autis berada di kisaran IQ yang tinggi,” atau, saat Art bertanya pada perawat yang merawat Simon, “apa itu autism?” “gangguan feelings dan emosi, mereka justru akan sangat terfokus pada suatu hal, terutama hal yang mereka gemari tanpa mempedulikan hal lainnya”…..

selain dengan itu, juga disampaikan dengan akting dan contoh yang sederhana namun mendidik, seperti saat orang tua Simon selalu memberikan perhatian penuh, memberikan semacam note bergambar yang berisi foto ayah ibunya, hal-hal yang harus dijauhi seperti kompor panas, dsb…. kemudian saat Art melakukan pendekatan personal dengan sangat hati-hati dan bagus, bagaimana mengatasi anak autis yang mudah panik dan histeris. dan juga saat ia memberi hadiah puzzle favorit Simon di akhir film, dan ternyata walaupun baru mengenal Art beberapa saat, Simon tidak merasa Art sebagai orang asing lagi bahkan seketika langsung memeluknya…. sebuah pesan berharga dari “Mercury Rising”…

Categories: All About Movies
  1. riez
    August 11, 2011 at 7:18 pm

    Keren cuy…apa lagy aktornya Bruce Willis,ehh kayaknya belum lama ini nongol ditipi deh

    • adil hijri muhammad
      August 12, 2011 at 5:50 am

      klo bruce willis emng jaminan film keren… hehee… iyaaa aq jga ga sengaja nnton di trans TV…

  2. November 29, 2011 at 9:21 am

    I am genuinely glad to read this weblog posts which includes lots of helpful information, thanks for providing such information.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: